MEMILIKIMU
Wajah nan anggun…
Terlintas di harap qalbu…
Sentaku dari lamun…
Berharap dia menjadi miliku…
Getar cintaku…
Menggetarkan jiwa dan ragaku…
Rasa sayangku…
Memunculkan sayup-sayup nada indah di hidupku…
Ku tahu rasa mencintai…
Ku mengerti rasa menyayangi…
Namun ku tak tahu rasa di cintai…
Dari seseorang yang aku sayangi…
Tapi…
Setelah ku mencari kekasih hati…
Ternyata engkaulah yang selalu mengerti…
Segala apa yang ku rasa saat ini…
Kehadiranmu seakan-akan…
mewarnai hati dengan cinta…
saat ku tatap wajahmu…
Ku merasakan kasih sayangmu…
Ku dapat merasakan cinta…
Saat aku ada di sampingmu…
Ku rasakan kasihmu…
Saat ku menatap wajahmu…
Ku merasa hangat…
Saat ku memegang erat tanganmu…
Sungguh…
Aku tak pandai dalam bertutur kata…
Aku tak pintar merangkai kata…
Tapi aku dapat merasa…
Ternyata aku t’lah jatuh cinta…
Ku tak dapat membohongi hati…
Tak tahan rasanya…
Hanya kata-kata ini yang dapat berkata…
Kalau aku…
Aku…
Aku cinta kamu…
Aku sayang kamu…
Sampai akhir ku takkan melepasmu...
Wahai pujaan hatiku…
“I love U”
10-03-10
Rabu, 09 Juni 2010
Sabtu, 01 Mei 2010
ketika melihat tatapan wajahnya,kumerasakan indah dalam hati yang mulai berbenih cinta.
namun kenyataan yang ada, dia bukan siapa-siapa. sandarku dalam hati, akankah kumemiliki hatinya. setiap saat ku menatap senyum dibibir manisnya. ahh....ku tidak bisa melupakan itu semua. kuberanikan diri menghampirinya,kemudian berkata. siapakah engkau yang selalu membuatku berseri dan ceria ini. seketika dia menjawab, apa maksud dari perkataanmu itu. entah mengapa aku tidak bisa mengungkapkan dan menjelaskan lebih dalam tentang rasa yang kumiliki ini. aku berkata entah mengapa di saat melihatmu ada sesuatu yang beda di diri aku. dia menjawab entahlah apa yang kau rasakan itu hanya prasangka yang baik tentangku. aku berkata dalam hati, betapa syahdu tutur kata yang engkau lanturkan. setelah itu aku pergi meninggalkan cincin di jari manisnya. lega rasanya berbincang denganya. sesaat setelah pertemua itu aku melihat sesosok pria menghampiri gadis pujaanku itu. cemburu hati ini, namun apa daya dia bukanlah miliku.senyum tetap ku pancarkan, tapi hati ini menangis ternyata pria itu kekasih hatinya. hmmm.......rasa bercampur api seakan ingin meronta keluar dari jiwa. tak perlu ku lakukan itu karna ku tahu cinta memang tidak harus memiliki.
namun kenyataan yang ada, dia bukan siapa-siapa. sandarku dalam hati, akankah kumemiliki hatinya. setiap saat ku menatap senyum dibibir manisnya. ahh....ku tidak bisa melupakan itu semua. kuberanikan diri menghampirinya,kemudian berkata. siapakah engkau yang selalu membuatku berseri dan ceria ini. seketika dia menjawab, apa maksud dari perkataanmu itu. entah mengapa aku tidak bisa mengungkapkan dan menjelaskan lebih dalam tentang rasa yang kumiliki ini. aku berkata entah mengapa di saat melihatmu ada sesuatu yang beda di diri aku. dia menjawab entahlah apa yang kau rasakan itu hanya prasangka yang baik tentangku. aku berkata dalam hati, betapa syahdu tutur kata yang engkau lanturkan. setelah itu aku pergi meninggalkan cincin di jari manisnya. lega rasanya berbincang denganya. sesaat setelah pertemua itu aku melihat sesosok pria menghampiri gadis pujaanku itu. cemburu hati ini, namun apa daya dia bukanlah miliku.senyum tetap ku pancarkan, tapi hati ini menangis ternyata pria itu kekasih hatinya. hmmm.......rasa bercampur api seakan ingin meronta keluar dari jiwa. tak perlu ku lakukan itu karna ku tahu cinta memang tidak harus memiliki.
Langganan:
Komentar (Atom)